Langsung ke konten utama

Sering Merasa Lelah Saat Bangun Tidur? Hindari 3 Hal Ini

Sering Merasa lelah ketika Bangun Dari Tidur? Bukan hal yang aneh jika bangun tidur dengan perasaan sedikit pusing. Bagi banyak orang, tidak ada yang bisa diperbaiki dengan secangkir kopi atau mandi.

Namun jika Anda sering bangun dengan rasa lelah, terutama jika Anda terus merasa lelah sepanjang hari, mungkin ada hal lain yang sedang terjadi.

Berikut ini beberapa penyebab umum bangun tidur dalam keadaan lelah.


CAHAYA DARI SMARTPHONE

Lelah Saat Bangun

Cahaya biru adalah pencahayaan buatan yang memancarkan panjang gelombang biru, yang tidak selalu berarti buruk. Selama siang hari, mereka dapat meningkatkan kewaspadaan dan suasana hati. Tapi ini bukanlah getaran yang Anda inginkan ketika Anda akan pergi tidur.


Pencahayaan hemat energi dan layar elektronik telah meningkatkan keterpaparan kita terhadap cahaya biru, terutama setelah matahari terbenam.


Cahaya biru, lebih dari jenis cahaya lainnya, menekan sekresi melatonin, hormon yang membantu mengatur ritme sirkadian tubuh Anda, yang merupakan siklus tidur-bangun Anda. Hal ini membuat Anda lebih sulit untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, yang dapat membuat Anda merasa lelah keesokan harinya.


HINDARI DENGAN

Untuk mengurangi dampak cahaya biru pada tidur Anda:

  • Hindari waktu layar selama dua atau tiga jam sebelum Anda pergi tidur.
  • Gunakan lampu merah redup di malam hari, yang tidak memiliki efek penekan melatonin sekuat ritme sirkadian Anda.
  • Ekspos diri Anda pada banyak cahaya terang di siang hari.
  • Gunakan kacamata pemblokir biru di malam hari atau aplikasi yang menyaring cahaya biru jika Anda harus menggunakan elektronik di malam hari.

TERLALU BANYAK KAFEIN

Lelah ketika Bangun Tidur

Kafein adalah stimulan alami yang meningkatkan kewaspadaan.

Terlalu banyak kafein di siang hari atau terlalu dekat dengan waktu tidur dapat:

membuat lebih sulit untuk tertidur
membuat lebih sulit untuk tetap tidur
tingkatkan frekuensi Anda pergi ke kamar mandi dalam semalam
Kopi, coklat, dan teh tertentu serta minuman ringan semuanya mengandung kafein. Kafein juga dapat ditemukan dalam obat-obatan tertentu, termasuk beberapa resep dan obat pereda nyeri yang dijual bebas.

HINDARI DENGAN

Agar kafein tidak mengganggu tidur Anda:

  • Hindari mengonsumsi kafeina tiga hingga tujuh jam sebelum tidur.
  • Batasi asupan kopi atau minuman berkafein lainnya menjadi satu atau dua porsi sehari.
  • Periksa obat untuk mengetahui kandungan kafeinnya.

MINUMAN ALKOHOL


Alkohol terbukti memiliki efek obat penenang dan membuat Anda mengantuk, tetapi tidak membuat Anda tidur nyenyak. Menurut Klinik Cleveland, alkohol meningkatkan frekuensi Anda bangun setelah efek relaksasi hilang dan mencegah Anda tidur nyenyak.

Semakin banyak alkohol yang Anda konsumsi sebelum tidur, semakin mengganggu tidur Anda, meningkatkan kemungkinan Anda bangun dengan rasa lelah.

HINDARI DENGAN

Anda dapat mencegah alkohol memengaruhi tidur Anda dengan:

  • menghindari minum alkohol di malam hari
  • Batasi konsumsi alkohol Anda tidak lebih dari satu gelas sehari untuk wanita dan dua gelas untuk pria

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Kata Mutiara Bahasa Latin

1. "Ad astra per aspera." Salah satu ungkapan Latin paling poular, yang berarti, "Melalui kesulitan kepada bintang-bintang," ucapan ini umumnya digunakan untuk menggambarkan cara mengatasi kesulitan yang menghasilkan hasil yang menguntungkan. Misalnya, semboyan umum ini — yang juga terjadi untuk menghiasi plakat peringatan bagi para astronot yang meninggal di Apollo 1 — dapat digunakan dalam percakapan ketika Anda mengalami hal yang mengerikan, tetapi Anda yakin hasil yang lebih besar menunggu. kamu. 2. "Acta deos numquam mortalia fallunt." Jika Anda pernah ingin membuat ketakutan menjadi jantung dari musuh Anda (atau hanya ingin comeback yang bagus ketika Anda menangkap seseorang yang berselingkuh pada malam permainan), cobalah ungkapan ini. Berarti "Tindakan fana tidak pernah menipu para dewa," frasa Latin ini tentu cocok dengan undang-undang. 3. "Carpe vinum." Kita semua pernah mendengar ungkapan "carpe diem" sejuta kali, t...

Dengan Cara Ini,Bisa Membantu Saat Merasa Kesepian

1. Kembangkan rasa terima kasih Peneliti meditasi Dr. Joe Dispenza terkenal karena menggabungkan emosi syukur ke dalam semua praktik meditasinya. Seperti yang ia katakan, "Syukur adalah kondisi akhir dari penerima." Ketika Anda memperhatikan berkat-berkat Anda dan bersyukur untuknya, Anda juga membangun ketahanan emosional, yang memungkinkan Anda untuk menangani pasang surut kehidupan dengan stabilitas yang lebih. Rasa terima kasih juga dapat membantu Anda beralih ke pola pikir positif. Luangkan beberapa saat setiap hari untuk memikirkan sesuatu atau seseorang yang Anda syukuri dan buat jurnal untuk mencatat pemikiran-pemikiran ini. Manfaat rasa terima kasih telah dipelajari dengan sangat rinci, termasuk tidur yang lebih baik, pengurangan stres dan dorongan suasana hati. Pada akhirnya, "sikap syukur" membantu mengembalikan otak Anda untuk meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan, dan dapat memperkuat hubungan. 2. Bantu menyatukan orang Jika gedung atau kondominium apa...